. . . Perjalanan ini...akan mengajari kita untuk belajar mengerti bahwa semua kisah, semua hal, semua peristiwa, air mata, canda, tawa, dan sebuah senyuman... menyimpan pesan yang tak selalu sama... dan tugas kita tak lebih hanyalah belajar untuk bisa memahaminya . . .

Sepenggal catatan hati

Search ?

Surat Izin Usaha Perdagangan

Sebelum memulai menjalankan sebuah usaha terlebih dahulu perlu mengurus perizinan usaha, antara lain SITU, SIUP, TDP, NRB, AMDAL. Surat-surat tersebut mutlak dimiliki demi kelancaran kegiatan operasional perusahaan kedepan.

  1. PENGERTIAN SIUP
SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) adalah Surat Izin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada pengusaha untuk melaksanakan kegitan usaha di bidang perdagangan atau jasa.
SIUP dikeluarkan berdasarkan domisili pemilik atau penanggungjawab perusahaan. SIUP perusahaan kecil dan menengah diterbitkan dan ditandatangani oleh Kepala Kantor Perdagangan Daerah Tingkat II atas nama menteri. Sedangkan SIUP perusahaan besar diterbitkan dan ditandatangani oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Perdagangan Daerah Tingkat I atas nama menteri.
Kegiatan usaha perdagangan dibedakan manjadi 2, yakni barang dan jasa. Bidang usaha dibedakan menjadi usaha kecil, menengah dan besar.
SIUP dikeluarkan dengan pertimbangan sebagai berikut :
  • Dalam rangka melaksanakan pemerataan kesempatan berusaha, kepastian usaha dan pendapatan.
  • Agar sektor perdagangan dan koperasi dapat memperlancar arus barang baik ekspor maupun impor perlu penyertaan perizinan.
  • Agar dapat melakukan penertiban, pengarahan, pembinaan dan pengawasan kegiatan usaha perdagangan.
  • Menetapkan ketentuan usaha perdagangan.

  1. KETENTUAN
SIUP diatur dalam kepmenperindag NO.408/MPP/Kep./10/1997, tentang ketentuan dan tata cara pemberian Surat Izin Usaha Perdagangan.
Keputusan tersebut menggantikan kepmendag No.1458/Kep./XII/1984 tentang SIUP.
Untuk memperoleh SIUP, perusahaan wajib mengajukan surat permohonan izin perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan, dapat dibedakan menjadi :
  • Perusahaan kecil yang mempunyai modal dan kekayaan bersih dibawah Rp 200.000.000
  • Perusahaan menengah yang memilki modal dan kekayaan bersih Rp 200.000.000 sampai Rp 500.000.000.
  • Perusahaan besar yang memiliki modal dan kekayaan bersih diatas Rp 500.000.000.
SIUP bagi perusahaan besar memiliki masa berlaku 5 tahun, berdasarkan tempat kedudukan perusahaan . SIUP perusahaan kecil dan menengah mempunyai masa berlaku tidak terbatas selama perusahaan masih menjalankan kegiatan usahanya.

Perusahaan yang dibebaskan dari SIUP yakni :
  • cabang perusahaan dimana SIUP telah dimiliki kantor pusat.
  • Perusahan telah mendapat izin usaha setara dari departemen teknis.
  • Perusahaan produksi dalam rangka PMDN
  • BUMN dan BUMD
  • Perusahaan kecil perorangan.
  • Pedagang keliling, pedagang kaki lima, pedagang pinggir jalan.

  1. PERMINTAAN PENERBITAN SIUP
Permohonan penerbitan SIUP diajukan kepada Kepala Kantor Deperindag setempat yang ditandatangani oleh pemilik atau penanggungjawab perusahaan yang isinya memuat sekurang-kurangnya :
  1. Nama pemilik / Perusahaan
  2. Alamat Pemilik / Perusahaan
  3. Nama dan Alamat penanggungjawab
  4. NPWP
  5. Bidang usaha barang atau jasa
  6. nilai investasi (tak termasuk tanah dan bangunan)
  7. Jenis kegiatan usaha
  8. jenis barang/ jasa dagangan utam (bila ada)
  9. merk (milik sendiri/lisensi)

Permohonan penerbitan SIUP dilakukan dengan mengisi formulir kemudian diajukan kepada kakanwil deperindag.
Setiap permintaan SIUP wajib melampirkan dokumen sebagai berikut :
  1. Perusahaan badan hukum / koperasi dan perusahaan persekutuan bukan badan hukum :
a. salinan akta pendirian
b. Copy KTP
c. Copy NPWP
d. Copy SITU berdasarkan ketentuan UU gangguan
  1. Perusahaan perorangan :
a. Copy KTP pemilik
b. Copy NPWP
c. Copy SITU

  1. KEWAJIBAN PEMILIK SIUP
Dalam pelaksanaannya ada beberapa kewajiban yang dibebankan kepada pemilik SIUP diantaranya sebagai berikut :
Pemilik SIUP wajib melaporkan kepada :
  • Kepala kantor Wilayah Departemen Perdagangan atau Kepala Kantor Departemen Perdagangan yang menerbitkan SIUP, apabila perusahaan tidak melakukan lagi kegiatan perdagangan disertai dengan pengembalian SIUP.
  • Kepala Kantor Wilayah Departemen Perdagangan Setempat mengenai :
- Pembukaan cabang atau perwakilan perusahaan.
- Penghentian kegiatan atau penutupan cabang/perwakilan perusahaan.
  • Perusahaan wajib memberikan data informasi mengenai kegiatan usahanya apabila diperlukan oleh menteri atau pejabat berwenang.
  • Perusahaan wajib membayar biaya administrasi perusahaan dengan ketentuan yang berlaku.

SIUP warna putih untuk perusahaan kecil
SIUP warna biru untuk perusahaan menengah
SIUP warna kuning untuk perusahaan besar.

  1. SANKSI
Sanksi hukum diberikan dengan prosedur :
1. Peringatan tertulis
Perusahaan yang telah ber-SIUP dalam jangka waktu 3 bulan belum melakukan daftar perusahaan maka akan diberi peringatan sebanyak 3 kali berturut-turut dengan tenggang waktu 1 bulan.
2. Pembekuan SIUP
Bila perusahaan tidak mengindahkan peringatan tersebut atau perusahaan sedang diperiksa disidang pengadilan karena pelanggaran / tindak pidana maka SIUP akan dibekukan dengan surat pembekuan. Lama pembekuan adalah 6 bulan
3. Pencabutan SIUP
SIUP dicabut apabila :
  • diperoleh data yang tidak benar/palsu, atau melakukan usaha yang tidak sesuai dengan SIUP.
  • Tidak melakukan perbaikan setelah melampaui batas waktu pembekuan.
  • Perusahaan dijatuhi hukuman pelanggaran atau dipidana berdasarkan keputusan pengadilan.


Sumber :
Tulasmiari, Dra. 2007. “kewirausahaan”. Surakarta : Citra Pustaka Mandiri
Santoso, Fuzi, Drs., 2006. “Modul Kewirausahaan”. Surakarta : Citra Pustaka Mandiri
Diktat mata kuliah hukum bisnis materi SIUP
Blog.esoftdream.net
READ MORE - Surat Izin Usaha Perdagangan

Catatan

AKUNTANSI KOMITMEN DAN KONTINJENSI


KOMITMEN :

IKATAN / KONTRAK BERUPA JANI YANG TIDAK DAPAT DIBATALKAN SECARA SEPIHAK DAN HARUS DILAKSANAKAN APABILA PERSYARATAN YANG DISEPAKATI BERSAMA DIPENUHI.


CONTOH :

1. PENERBITAN LC YANG TIDAK DAPAT DIBATALKAN.

2. FASILITAS KREDIT YANG BELUM DITARIK.

3. FASILITAS PINJAMAN DITERIMA YANG BELUM DITARIK.


KONTINJENSI :

KONDISI / SITUASI DENGAN HASIL AKHIR BERUPA KEUNTUNGAN / KERUGIAN YANG BARU DAPAT DIKONFIRMASIKAN SETELAH TERJADINYA SATU PERISTIWA ATAU LEBIH PADA MASA MENDATANG.


CONTOH :

1. BANK GARANSI.

2. PENDAPATAN BUNGA DALAM PENYELESAIAN.

3. REVOCABLE LC (LC YANG DAPAT DIRUBAH SECARA SEPIHAK).


DASAR ATURAN KE DUANYA : PSAK 3 PARAGRAF 79.


BAGAIMANA PENYAJIAN DALAM LAPRAN KEUANGAN ?


TAGIHAN / KEWAIBAN KOMITMEN / KONTINJENSI DISAJIKAN SEBAGAI POS ADMINISTRATIF (SINGLE ENTRY) YANG AKAN MUNCUL DIBAWAH NERACA.


DALAM POSISI DEBET / KREDIT KAH PENYAJIAN TERSEBUT DIATAS ?



  1. Plafond Pinjaman Rekening Koran Rp. 240 jt, jk wkt : 12 bln, i : 12%. Bulan pertama dipakai sebesar Rp. 80jt, bln ke dua Rp. 100 jt, bln ke tiga Rp. 50 jt.

Jaminan berupa Tanah & Bangunan dengan nilai Rp. 500 jt.

Setelah kredit jatuh tempo , debitur tdk dpt melunasi dan pembayaran hanya dilakukan s/d bula ke 5.


Nilai pasar Jaminan saat ini sebesar Rp. 400.000.000


Buat :

Schedule angsuran yang baru bila dilakukan restruktur selama 12 bulan.

Neraca sebelum dan setelah restruktur.

Jurnal bila penyelesaian kredit dilakukan dengan cara pengambil alihan jaminan.


  1. Dari soal no. 1 , Jumlah Cadangan yang telah dibentuk sebesar Rp. 80 jt, buat jurnal bila kredit dilakukan penghapusan sebelum dilakukan restruktur.


3. Dari soal no. 1 , bila jumlah cadangan yang telah dibentuk sebesar Rp. 420 jt, buat jurnal bila kredit dihapuskan tanpa dilakukan restruktur.

4. Buat jurnal, bila nilai pasar jaminan sebesar Rp. 150 jt, cadangan yang terbentuk sebesar Rp. 300 jt dan disepakati terhadap sisa kewajiban debitur dilakukan penghapusan.


  1. Dari kondisi soal no. 3 , 6 bulan kemudian debitur melakukan pembayaran terhadap sisa pinjaman, buat jurnal.


  1. Dari soal no. 1, penyelesaian kredit dilakukan bukan dengan cara pengambil alihan jaminan namun pihak Bank diberi Kuasa untuk menjual jamanan. Buat jurnal.

READ MORE - Catatan
....Maha Suci Allah, yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan akan menjadi sempurna...

…bahasa memang hanyalah sebatas susunan kata…ungkapan rasa dari dasar jiwa…di saat tak selamanya bibir mampu berkata-kata maka biarkanlah pena yang bicara…

Aku tak punya kuda atau harta yang bisa ku hadiahkan, tingkah lakuku pun tak selalu menyenangkan…
namun, ku berharap ucapanku melalui tinta-tinta jiwa yang ku goreskan bisa membuatmu senang

Segala Puji memang hanyalah milik Allah Ta’alla, dimana hanya karena izinNya lah kita dapat bersilaturrahmi walau hanya dalam dunia maya…

Ku tahu untuk bersahabat dekat dengan seseorang membutuhkan pengertian, waktu, dan rasa percaya…dimana persahabatan adalah hadiah terbaik yang kita berikan pada orang lain …

Diri ini hanyalah insan biasa yang tak pernah luput dari salah dan dosa…dimana semakin sering lisan ini mengobral kata dan menggoreskan tinta semakin besar kemungkinan bagiku untuk salah dalam berbicara dan berkata…
Semoga Allah Ta’alla senantiasa menjaga hati dan niat diri ini,  amin

Ya Allah Ya Tuhanku
Engkau lebih tahu tentang diri ini, dari pada ku sendiri
Aku lebih tahu tentang diri ku sendiri dari pada yang mereka kira
Jangan Engkau menyiksaku karena ucapan-ucapan  dan pujian-pujian mereka
Dan ampunilah diri ini atas hal-hal yang mereka tidak ketahui,


Ku goreskan tinta sekedar tuk ungkapkan rasa...
sebuah keinginan sederhana dari wanita biasa yang bermimpi menjadi bidadari surga…

Ku tau bahwa kaumku adalah pemulia kehidupan yang keindahannya pangkal dari segala keindahan dan magnetik  bagi laki-laki yang memandang
Namun, ku tak ingin hanya sebatas indah dalam pandangan, sedang membosankan setelah berdekatan…
ku ingin menjadi wanita mulia yang tau bagaimana cara memuliakan dirinya dan memuliakan pemilik tulang rusuknya
tau bagaimana cara menjaga harta dan mendidik keturunannya
tau apa yang bisa menyenangkanmu, dan tak melakukan apa yang menjadikan murkamu…
Ku rasa tak mudah untuk bisa menjadi yang seperti itu…

aku wanita biasa…yang sedang berbenah diri untuk menjadi mulia…
Semua hal dan peristiwa membuatku semakin mengerti bahwa Tuhan menyampaikan pesan dengan sejuta cara…


Aku biarlah menjadi seperti apa adanya aku…jika kau tanya siapa aku? Jawabnya aku adalah aku…

Diriku hanyalah insan biasa…aku memiliki naluri yang sama seperti mu…aku merasakan cinta, aku tersenyum, aku meneteskan air mata, aku tertawa, aku pun bisa marah…

Aku mungkin memang masih muda…aku belum benar-benar tau kejam dan kerasnya hidup, aku baru mau mulai melangkah, baru membuka mata…meski sebenarnya banyak yang telah ku lalui…ada senyuman dalam hidup ku…ada tawa dan canda yang menghiasi hari-hari ku…seringkali air mata menyapa ku…tidak jarang perih kurasa…dan amarah mendera…

Aku biarlah menjadi seperti apa adanya aku
Semoga aku di berikan kekuatan iman agar mampu mengimani semua ketetapanNya
MencintaiNya dengan sebenar-benar aku cinta…
Dalam setiap lantunan doa-doa ku…dalam setiap langkah ku…

Subhanakallahu allahumma wa bihamdika, asyhadu alla ila ha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaika..


Rabu, 25 Rabiul Tsani 1432H (30032011)
…di saat hati terasa begitu damai dan tenang…meski kesabaran sedang di uji…tentang keimanan…tentang hati…
Segala Puji bagi Allah…Robb semesta alam yang hanya dengan nikmatNya segala kebaikan akan menjadi sempurna…amin




    READ MORE -

    BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR

    1. Istilah-istilah umum (PERDA No 3 Tahun 2003)
    1. Kendaraan Bermotor adalah semua kendaraan beroda dua atau lebih beserta gandengannya, yang digunakan di semua jenis jalan darat, dan digerakkan oleh peralatan teknik berupa motor atau peralatan lainnya yang berfungsi untuk mengubah suatu sumber daya energi tertentu menjadi tenaga gerak kendaraan bermotor yang bersangkutan, termasuk alat-alat berat atau alat-alat besar;
    2. Penyerahan Kendaraan Bermotor adalah pengalihan hak milik kendaraan bermotor sebagai akibat perjanjian dua pihak atau perbuatan sepihak atau keadaan yang terjadi karena jual beli, tukar menukar, hibah termasuk hibah wasiat dan hadiah, warisan, atau pemasukan ke dalam badan usaha;
    3. Kendaraan Bermotor Umum adalah setiap kendaraan bermotor yang dipergunakan untuk pelayanan angkutan umum penumpang maupun barang yang dipungut bayaran dengan menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor plat dasar kuning, serta huruf dan angka hitam;
    4. Kendaraan Bermotor Bukan Umum adalah setiap kendaraan bermotor yang dimiliki/dikuasai baik orang pribadi atau badan yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi atau badan;
    5. Kendaraan Bermotor alat-alat berat atau alat-alat besar adalah alat-alat yang dapat bergerak/berpindah tempat dan tidak melekat secara permanen.
    1. Penyerahan Kendaraan Bermotor
    2. Termasuk penyerahan kendaraan bermotor adalah pemasukan kendaraan bermotor dari luar negeri untuk dipakai secara tetap di Indonesia, kecuali :

    a. Untuk dipakai sendiri oleh orang pribadi yang bersangkutan;

    b. Untuk diperdagangkan;

    c. Untuk dikeluarkan kembali dari wilayah pabean Indonesia;

    d.
    Digunakan untuk pameran, penelitian, contoh dan kegiatan olahraga bertaraf Internasional.
    3. Kendaraan bermotor yang masuk ke Indonesia dan tidak dikeluarkan kembali dari wilayah pabean Indonesia selama 3 (tiga) tahun berturut-turut termasuk ke dalam pengertian penyerahan kendaraan bermotor.

    C. Dikecualikan sebagai Objek Pajak (
    PERDA No. 3 Tahun 2003)
    1. Penyerahan kepada Pemerintah Pusat dan Pemda;
    2. Penyerahan kepada Kedutaan, konsulat, perwakilan negara asing, dan lembaga-lembaga internasional dengan azas timbal balik;
    3. Penyerahan kepada Tenaga ahli asing yang diperbantukan kepada Pemerintah Indonesia yang sumber dananya berasal dari bantuan hibah.

    D. Subjek Pajak (PERDA No. 3 Tahun 2003)
    Orang pribadi atau Badan yang menerima penyerahan kendaraan bermotor
    E. Dasar Pengenaan Pajak (PERDA No. 3 Tahun 2003)

    1. Dasar Pengenaan Pajak BBNKB adalah Nilai Jual Kendaraan Bermotor, yaitu berdasarkan harga pasar yang berlaku umum.

    2. Apabila harga pasaran umum atas kendaraan bermotor tidak diketahui, maka Nilai Jual Kendaraan Bermotor ditentukan berdasarkan faktor-faktor :


    a. Isi silinder dan/atau satuan daya kendaraan bermotor;


    b. Penggunaan kendaraan bermotor;


    c. jenis dan type kendaraan bermotor;


    d. merek kendaraan bermotor;


    e. Tahun pembuatan kendaraan bermotor;


    f.
    Berat total kendaraan bermotor dan banyaknya penumpang yang diizinkan;


    g.
    Dokumen impor untuk jenis kendaraan bermotor tertentu.
    BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR (BBNKB)
    F. Tarif Pajak BBNKB (PERDA No. 3 Tahun 2003)

    1. Tarif Pajak BBNKB atas penyerahan pertama ditetapkan sebesar


    a. 10% (sepuluh persen) untuk kendaraan bermotor bukan umum;


    b. 10 % (sepuluh persen) untuk kendaraan bermotor umum;


    c.
    3 % (tiga persen) untuk kendaraan bermotor alat-alat berat dan alat-alat besar.

    2. Tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atas penyerahan kedua dan selanjutnya ditetapkan sebesar :


    a. 1% (satu persen) untuk kendaraan bermotor bukan umum;


    b. 1% (satu persen) untuk kendaraan bermotor umum;


    c.
    0,3% (nol koma tiga persen) untuk kendaraan bermotor alat-alat berat dan alat-alat besar.

    3. Tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atas penyerahan karena warisan ditetapkan sebesar :


    a.
    0,1% (nol koma satu persen) untuk kendaraan bermotor bukan umum;


    b.
    0,1% (nol koma satu persen) untuk kendaraan bermotor umum;


    c.
    0,03% (nol koma nol tiga persen) untuk kendaraan bermotor alat-alat berat dan alat-alat besar.


    BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR (BBNKB)
    1. Cara Penghitungan Pajak BBNKB (PERDA No. 3 Tahun 2003)
    Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dihitung dengan cara rumus :

    Tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor x Dasar Pengenaan Pajak


    BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR (BBNKB)Masa Pajak dan Saat Terutang (PERDA No. 3 Tahun 2003)
    1. Masa pajak adalah jangka waktu sejak penyerahan kendaraan bermotor pertama ke penyerahan berikutnya
    2. Saat terutang pajak BBNKB adalah saat penyerahan kendaraan bermotor

    1. Masa Pajak dan Saat Terutang (PERDA No. 3 Tahun 2003)
    1. Masa pajak adalah jangka waktu sejak penyerahan kendaraan bermotor pertama ke penyerahan berikutnya
    2. Saat terutang pajak BBNKB adalah saat penyerahan kendaraan bermoto
    1. WP BBNKB wajib mendaftarkan penyerahan kendaraan bermotor selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak saat penyerahan.
    2.
    Pembayaran dilakukan pada saat pendaftaran.
    3. Orang atau Badan yang menyerahkan kendaraan bermotor wajib melaporkan secara tertulis kepada Gubernur atau pejabat yang ditunjuk selambat-lambatnya 30 (hari) sejak saat penyerahan.

    8.Pendaftaran (PERDA No. 3 Tahun 2003)
    1. WP BBNKB wajib mendaftarkan penyerahan kendaraan bermotor selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak saat penyerahan.
    2.
    Pembayaran dilakukan pada saat pendaftaran.
    3. Orang atau Badan yang menyerahkan kendaraan bermotor wajib melaporkan secara tertulis kepada Gubernur atau pejabat yang ditunjuk selambat-lambatnya 30 (hari) sejak saat penyerahan.

    READ MORE - BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR

    MATERI RENUNGAN MALAM

    kebetulan kemarin sempat dipercaya untuk membawakan materi renungan malam,,
    Walaupun nggak ada edisi bikin nangis (pengennya begitu =P )

    Sabtu, 08 Agustus 2009..

    Alhamdulillahilladzi 'an'ama 'alaina bil islam wal iman, robbil 'alamina robbana bi ni'matil wan..
    Tiada kata terangkai indah, berfaedah, dan membuahkan pahala ketika terpetik dari lisan seorang hamba kalimat hamdalah”alhamdulillahirabbil alamin” sebagai wujud tanda sukur ke hadirat Allah azza wa jalla. Semoga nikmat iman, islam dan ilmu senantiasa menemani kita di tiap langkah kita mengarungi hidup ini. Amin..
    Dinginnya malam,,letihnya tubuh,,lelahnya pikiran,,semoga tak menyurutkan semangat untuk melewati malam ini dengan kebersamaan. Sungguh kesempatan yang amat langka bagi kita untuk dapat menghabiskan malam bersama. Marilah sejenak kita luangkan waktu untuk menikmati karunia malam, yang jarang kita lakukan, dan jarang kita syukuri. Betapa agung karuniaNya pabila kita renungi.
    Semoga Allah Yang Maha Menatap mengkaruniakan kpd kita nikmatnya berlindung kpd Allah, amannya berlindung hanya kpd Allah, karena yang membuat kita gelisah adalah manakala kita berlindung selain kpd Allah.
    Dalam buku " Etika Kehidupan Muslim Sehari-hari " yang ditulis oleh Oleh : Al-Qismu Al-Ilmi-Dar Al-Wathan tertulis : “Berintrospeksi diri (muhasabah) sesaat sebelum tidur. Sangat dianjurkan sekali bagi setiap muslim bermuha-sabah (berintrospeksi diri) sesaat sebelum tidur, mengevaluasi segala perbuatan yang telah ia lakukan di siang hari. Lalu jika ia dapatkan perbuatannya baik maka hendaknya memuji kepada Allah SWT dan jika sebaliknya maka hendaknya segera memohon ampunan-Nya, kembali dan bertobat kepada-Nya.”
    dan malam ini, sebelum beristirahat melepas penat marilah kita alirkan angin kesejukan untuk kalbu kita..untuk menentramkan hati kita, berusaha menyiram hati kita. Kenapa disunnahkan bermuhasabah? Agar manusia senantiasa membersihkan hatinya.
    Jagalah hati jangan kau kotori
    Jagalah hati lentera hidup ini
    Jagalah hati jangan kau nodai
    Jagalah hati cahaya Ilahi
    Bila hati kian lapang
    hidup susah terasa senang
    Walau kesulitan menghadang
    dihadapi dengan tenang
    Tapi bila hati sempit
    segalanya jadi rumit
    Seakan hidup terhimpit
    lahir batin terasa sakit"

    Hidup ini bagaikan lautan yang tak lepas dari benturan ombak yang datang. Kehidupan kita tidak akan berjalan mulus tanpa ada tujuan yang ingin diraih. Selama ini apa sih tujuan kita hidup ini? Tentu beribadah kepada Allah. Berangkat dari itu maka selayaknya kita sandarkan setiap aktifitas kita hanya mencapai ridhoNya. Terkadang kita lupa bahwa tujuan kita hanyalah kebahagiaan dunia, padahal kebahagiaan akhirat juga penting.
    Salah satu rahasia kebahagiaan dalah melakukan sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak akan berkembang, namun air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih. Namun untuk mengalirkan air yang tertampung dlm diri kita yang berupa aqidah islam, memang tak smudah membalikkan telapak tangan, pasti banyak celaan yang harus kita hadapi untuk meraih pertolonganNya.
    Sebagai generasi muda sudah saatnya kita melakukan perubahan. Mari kita benahi tujuan hidup kita. Bukankah kebahagiaan dunia akhirat merupakan dambaan kita semua? Kalau tidak di bangun dari sekarang, kapan lagi?
    Hidup kita hanya sekali … manfaatkanlah hidup ini dengan menebarkan bunga kebaikan islam ditengah derasnya arus globalisasi. Innallaha ma'ana , , ,
    Renungkan kembali setiap rahasia dan kejutan dalam kehidupan kita. Dari situlah kita akan menemukan betapa Maha Pemurahnya Allah, betapa Maha Penyayangnya Allah, sedangkan Kita?? apa yang bisa kita berikan untukNya?

    Petani yang baik tahu, bahwa tak cukup ia mempunyai benih dan lahan terbaik.
    Tak cukup pula air dan angin mentari di musim yang terbaik.
    Tak cukup pula jerih dan doa ia kerahkan.
    Ia tahu, ia harus tak ragu untuk mencabut tanaman dan rumput tanaman pengganggu sawah. Meski tanaman itu adalah mawar indah;meski rumput itu adalah batang tebu yang menyegarkan.
    Karena ia tahu, mereka semestinya tumbuh lebih baik di lahan dan di musim yang lebih cocok.
    Karena ia tahu kesuksesan dalam hidup adalah sebuah pilihan tegas dan berani melangkah ke arah dan jalan yang pasti pada tujuannya dengan menghadapi segala resiko, konsekuensi dan komitmennya.

    Ya Allah, Wahai Yang Maha Mendengar jadikan pertemuan ini membuat kami mampu mengenal diri kami, tuntun kami untuk memperbaiki yang salah, bukakan hati kami untuk dapat mengenal jalan hidup kami, jadikan setiap langkah kami benar-benar tepat di jalan yang Engkau sukai sehingga tiada yang kami tuju selain hanya Engkau Yang Maha Menatap. Amiin Ya Robbal’
    alamin.

    Lagu.
    Bersujud kepada Allah, bersyukur sepanjang waktu
    setiap nafasmu seluruh hidupmu
    semoga diberkahi Allah
    Bersabar taat pada Allah, menjaga keikhlasannya
    semoga hidupmu, semoga langkahmu
    diiringi oleh rahmaNya
    setiap nafasmu, seluruh hidupmu
    semoga diberkahi Allah
    Alhamdulillah wa syukurillah
    bersyukur padaMu yaAllah
    Kau jadikan kami saudara indah dalam kebersamaan

    Do’a untuk Orang Tua

    Ya Allah,
    Rendahkanlah suaraku bagi mereka,
    Perindahlah ucapanku di depan mereka.
    Lunakkanlah watakku terhadap mereka
    dan Lembutkanlah hatiku untuk mereka.

    Ya Allah,
    Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
    Atas didikan mereka padaku
    dan Pahala yang besar
    Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,
    Peliharalah mereka Sebagaimana mereka memeliharaku.

    Ya Allah,
    Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,
    atau kesusahan yang mereka derita karena aku,
    atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
    jadikanlah itu semua Penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,
    Meningginya kedudukan mereka
    dan Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu, ya Allah
    sebab hanya Engkaulah yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

    Ya Allah,
    Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
    Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
    Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,
    Maka izinkahlah aku memberi syafa'at untuk mereka,
    sehingga kami semua berkumpul Bersama dengan santunan-Mu
    di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu,
    ampunan-Mu serta rahmat-Mu.

    Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Karunia Maha Agung,
    serta anugerah yang tak berakhir
    dan Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.
    ****

    Mari kita kenang dosa kepada orang tua kita.
    Siapa tahu hidup kita dirundung nestapa karena kedurhakaan kita.
    Karena kita sudah menghisap darahnya, tenaganya, airmatanya, keringatnya.

    Istighfar, istighfarlah
    Barangsiapa yang matanya pernah sinis melihat orangtuanya. Atau kata-katanya sering mengiris melukai hatinya, atau yang jarang memperdulikan dan mendoakannya.
    Percayalah bahwa anak yang durhaka siksanya didahulukan didunia ini.
    Istighfar yang pernah mendholimi ibu bapaknya.
    Astaghfirullahal Adhiim
    Astaghfirullahal Adhiim

    Astaghfirullah Robbal Barooyaa
    Astaghfirullah Minal Khotooyaa
    Robbi Zidhnii 'ilman naafi'aa
    Wa waafiqlii 'amalan magbuullaan
    Wa waahablii rizqon waasi'aa
    Watub 'alaiya taubatan nasuuhaa
    Watub 'alaiya taubatan nasuuhaa

    Hidup di dunia sebentar saja
    Sekedar mampir sekejap mata
    Jangan terpesona jangan terpedaya
    Akherat nanti tempat pulang kita
    Akherat nanti hidup sebenarnya

    Barang siapa Alloh tujuannya
    Niscaya dunia akan melayaninya
    Namun siapa dunia tujuannya
    Niscaya kan letih dan pasti sengsara
    Diperbudak dunia sampai akhir masa

    Alloh melihat Alloh mendengar
    segala sikap dan kata kita
    Tiada yang luput satupun jua
    Alloh takkan lupa selama-lamanya
    Alloh takkan lupa selama-lamanya

    Wahai Sahabat cepatlah taubat
    Karena ajal kian mendekat
    Takutlah siksa yang menghancurkan
    Azab jahanam sepanjang Zaman
    Azab jahanam sepanjang zaman

    Ingatlah maut pasti kan menjemput
    Putuskan nikmat dan cita-cita
    Tak dapat ditolak tak dapat dicegah
    Bila waktu hidup berakhir sudah
    Bila waktu hidup berakhir sudah

    Tubuhpun kaku terbungkus kafan
    Tiada guna harta pangkat jabatan
    Tinggallah ratap dan penyesalan
    Menanti peradilan yang menentukan
    Menanti peradilan yang menentukan

    Astaghfirullah Robbal Barooyaa
    Astaghfirullah Minal Khotooyaa

    • JANGAN IMPIKAN SUAMI SEHEBAT RASULLAH S.A.W JIKA DIRI TIDAK SEANGGUN SAIDATINA KHADIJAH
    • CARILAH ILMU KERANA APABILA KAMU KUFUR MAKA ILMU ITULAH HARTAMU DAN BILA KAMU KAYA , ILMU ITU MENJADI PERHIASAN DIRIMU .
    • ILMU ADALAH HARTA KEPADA SI MISKIN , ADALAH KEHORMATAN BAGI SI KAYA , ADALAH KENANGAN DI HARI TUA .
    • BERPIJAK DI ATAS BUMI NYATA , BAGAI MENITI JEMBATAN BARA . OLEH ITU , PILIHLAH JALAN YANG LURUS DAN BENAR AGAR KITA MENCAPAI KESEMPURNAAN DAN KEBAHAGIAAN HIDUP .
    READ MORE - MATERI RENUNGAN MALAM

    MANAJEMEN WAKTU DAN KUALITAS DIRI

    Dalam Al-Qur’anul Karim Surat Al-Ashr (103): 1-3, Allah berfirman yang artinya sebagai berikut.

    1. Demi masa.

    2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

    3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

    Ayat di atas menjelaskan bahwa manusia memang benar-benar berada dalam kerugian apabila tidak memanfaatkan waktu yang telah diberikan oleh Allah secara optimal untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan baik. Hanya individu-individu yang beriman dan kemudian mengamalkannyalah yang tidak termasuk orang yang merugi, serta mereka bermanfaat bagi orang banyak dengan melakukan aktivitas dakwah dalam banyak tingkatan.



    Lebih lanjut, dalam Al-Qur’an surat Al-Imran (3) ayat 104, Allah berfirman, “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung.”

    Dengan demikian, hanya orang-orang yang mengerjakan yang ma’ruf dan meninggalkan yang munkarlah orang-orang yang memperoleh keuntungan.

    Setiap muslim yang memahami ayat di atas, tentu saja berupaya secara optimal mengamalkannya. Dalam kondisi kekinian dimana banyak sekali ragam aktivitas yang harus ditunaikan, ditambah pula berbagai kendala dan tantangan yang harus dihadapi.

    Seorang muslim haruslah pandai untuk mengatur segala aktivitasnya agar dapat mengerjakan amal shalih setiap saat, baik secara vertikal maupun horizontal. Secara vertikal, dirinya menginginkan sebagai ahli ibadah, dengan aktivitas qiyamullail, shaum sunnah, bertaqarrub illallah, dan menuntut ilmu-ilmu syar’i. Dalam hubungannya secara horizontal, ia menginginkan bermuamalah dengan masyarakat, mencari maisyah bagi keluarganya, menunaikan tugas dakwah di lingkungan masyarakat, maupun di tempat-tempat lainnya.

    Semua itu tentu saja harus diatur secara baik, agar apa yang kita inginkan dapat terlaksana secara optimal, tanpa harus meninggalkan yang lain. Misalnya, ada orang yang lebih memfokuskan amalan-amalan untuk bertaqarrub ilallah, tanpa bermu’amalah dengan masyarakat. Ada juga yang lebih mementingkan kegiatan muamalah dengan masyarakat, tetapi mengesampingkan kegiatan amalan ruhiyahnya.

    Dalam hal ini, manajemen waktu untuk merencanakan, mengatur, dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang ada haruslah memiliki landasan-landasan berikut.

    1. Pengetahuan kaidah yang rinci tentang optimalisasi waktu

    Setiap muslim, hendaknya memahami dan mengetahui kaidah-kaidah yang rinci tentang cara mengoptimalkan waktunya. Hal ini bertujuan untuk kebaikan dan kemaslahatan dirinya dan orang lain. Tokoh-tokoh seperti Imam Ibnul Jauzi, Imam Nawawi, dan Imam Suyuthi adalah orang-orang yang menjadi teladan bagi orang-orang yang bisa mengoptimalkan waktu semasa hidupnya.

    2. Memiliki manajemen hidup yang baik

    Setiap muslim haruslah pandai mengatur segala urusan hidupnya dengan baik, menghindari kebiasaan yang tak jelas, matang dalam pertimbangan dan mempunyai perencanaan sebelum melakukan pekerjaan. Ia harus berpikir, membuat program, mempersiapkan, mengatur dan melaksanakannya.

    3. Memiliki Wudhuhul Fikrah

    Seorang muslim haruslah memiliki keluasan atau fleksibilitas dalam berpikir, seperti mampu berpikir benar sebelum bertindak, berpengetahuan luas, mampu memahami substansi pemikiran dan paham. Hal itu penting sebagai dasar pengembangan berpikir ilmiah.

    4. Visioner

    Seorang muslim juga harus memiliki pandangan jauh ke depan, bisa mengantisipasi berbagai persoalan yag akan terjadi di tahun-tahun mendatang.

    5. Melihat secara utuh setiap persoalan

    Setiap orang yang dapat mengatur waktunya secara optimal, tidak melihat masalah secara parsial. Karena bisa jadi, persoalan itu memiliki kaitan dengan yang lainnya.

    6. Mengetahui Perencanaan dan skala prioritas

    Mengetahui urutan ibadah dan prioritas, serta mengklasifikasi berbagai masalah adalah faktor penting dalam mengatur waktu agar menghasilkan kerja yang optimal. Dengan membuat skala prioritas, akan menghindarkan dari ketidakteraturan kegiatan.

    7. Tidak Isti’jal dalam mengerjakan sesuatu

    Mengerjakan sesuatu dengan tidak tergesa-gesa dan berdasar pada ketenangan jiwa yang stabil merupakan landasan yang penting dalam mewujudkan hidup yang lebih baik.

    Sementara, orang yang musta’jil menginginkan agar dalam waktu singkat ia mampu melakukan hal-hal yang terpuji, sekaligus meninggalkan hal-hal yang tidak terpuji. Hal ini jelas tidak sesuai dengan sunah kauniyah, yaitu hukum alam dan kebiasaan.

    8. Berupaya seoptimal mungkin

    Jika kita menginginkan terwujudnya aktivitas amal shalih, maka secara optimal kita harus mengarahkan diri pada persoalan itu sesuai kemampuan yang ada pada diri kita.

    9. Spesialisasi dan pembagian pekerjaan

    Setiap muslim haruslah memiliki keahlian tertentu. Ia boleh memiliki pengetahuan luas, tetapi ia juga perlu memfokuskan pada keahlian tertentu.

    Landasan-landasan di atas hanya dapat dipenuhi, jika telah memenuhi syarat sebagai berikut.

    1. Disiplin dan Pembiasaan sejak dini

    Penanaman disiplin akan waktu, mengahargai waktu sejak kecil merupakan hal penting. Dengan demikian, ia akan terbiasa untuk mengatur hidupnya secara mandiri dan optimal untuk merencanakan berbagai macam aktivitas. Disiplin terkait dengan ibadah, tidur, makan, termasuk senda gurau. Ali bin Abi Thalib mengatakan, “Berilah istirahat hati karena kalau dipaksakan akan membabi buta.”

    2. Memiliki kecerdasan dan kejeniusan

    Munculnya indikasi kecerdasan pada seseorang merupakan faktor penting untuk bisa mewujudkan hal di atas.

    3. Memiliki kondisi fisik dan mental yang positif

    Untuk melaksanakan manajemen waktu yang optimal, memang perlu ditunjang dengan adanya keinginan yang kuat, tindakan yang terus menerus, aktif, lapang dada, penuh optimisme, berpengetahuan luas, mampu memadukan berbagai pemikiran dan mampu mengendalikan emosi, seperti sedih, berduka dan susah, di samping memiliki budi pekerti dan akhhlak yang tinggi.

    4. Memiliki ketrampilan

    Pengetahuan yang luas, tanpa diiringi dengan ketrampilan hanya akan menjadi aksi yang tidak kongkret. Banyak orang yang pandai berbicara, tetapi hanya sedikit orang yang bisa bekerja dan menekuni bidang pekerjaannya.
    READ MORE - MANAJEMEN WAKTU DAN KUALITAS DIRI

    TEORI KEPEMIMPINAN

    Bismillahirrohmanirrohim,

    Duhai Allah yang Maha Menatap, karuniakanlah kepada kami ilmu yang membuat kami dapat mengenal RasulMu, yang membuat kami tetap lurus berjalan di jalanMu. Wahai yangMaha Mendengar, lindungi pertemuan ini dari ilmu dan amal yang menyesatkan. Amin Ya Robbal'alamin.

    Saudara-saudaraku Sekalian,

    Indonesia dengan hampir 200 juta umat Islam, kalau saja bisa memiliki pemimpin yang sangat tangguh akan menjadi luar biasa. Karena jatuh bangun kita tergantung pada pemimpin. Pemimpin memimpin, pengikut mengikut. Kalau pemimpin sudah tidak bisa memimpin dengan baik, cirinya adalah pengikut tidak mau lagi mengikuti. Para pengikut menduplikasi pemimpinnya. Oleh karena itu kualitas kita tergantung kualitas pimpinan kita. Makin kuat yang memimpin maka makin kuat pula umatnya. Kalau kita lihat kondisi bangsa kita sekarang jangan pesimis, kalau kita tidak bisa memimpin sekarang, mudah-mudahan generasi kita yang akan datang akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas tinggi.

    Apakah pemimpin itu lahir begitu saja? Kalau singa, sudah dilahirkan menjadi raja hutan, tetapi manusia ada yang memiliki bakat menjadi pemimpin, belum tentu dapat memimpin dengan baik kalau tidak disertai dengan ilmu. Menurut analisa di Indonesia, ada jenis pemimpin ulama pesantrenan: dibesarkan di pesantren, ilmu agamanya luas, tapi kelemahannya kata para ahli adalah dalam bidang manajemen, sehingga sulit untuk mengurus sesuatu yang besar. Ada juga yang birokrat: aktif di islam, kemampuan organisasinya bagus tetapi pendalaman agamanya belum mantap. Ada tipe mubaligh yang seperti selebritis: dia ceramahnya bagus, diliput media massa, akhirnya jadi terkenal dimana-mana, dijadikan idola, tetapi kadang-kadang kurang mengakar dalam menggerakkan masyarakat.

    Yang kita impikan adalah yang seperti Rasul, dia mumpuni dalam keilmuannya, berkemampuan dalam manajemen, beliau juga punya kemampuan membangun opini di masyarakat .

    Dengan dasar "Setiap diantaramu adalah pemimpin", Setiap kepemimpinan akan ditanya oleh Allah. Semua pemimpin termasuk pemimpin rumah tangga tidak terkecuali. Berikut rumus sederhana untuk menjadi pemimpin yang dicintai.


    Pemimpin itu bukan yang mengerjakan segalanya sendiri, kalau ia melakukannya sendiri akan gagal ia memimpin. Kalau kita ingin untung sendiri akan sengsara akhirnya, karena kita sering merasa untung jika kita untung sendiri, padahal keuntungan sebenarnya bagi kita adalah jika kita menjadi jalan keuntungan bagi orang lain.

    Apakah rahasia utama kepemimpinan? Jawabannya adalah : kekuatan terbesar seorang pemimpin bukan dari kekuasaanya, bukan dari kecerdasannya, tapi dari kekuatan pribadinya. Maka jika ingin menjadi pemimpin yang baik, jangan pikirkan orang lain, pikirkan diri sendiri dulu. Tidak akan bisa mengubah orang lain dengan efektif sebelum merubah diri sendiri. Bangunan ini bagus, kokoh, megah karena ada pondasinya. Maka sibuk memikirkan membangun umat, membangun masyarakat, merubah dunia akan menjadi omong kosong kalau tidak diawali dengan diri sendiri.

    Ibu yang ingin anaknya ramah, lembut, pertanyaannya adalah sudah ramah dan lembutkah saya? Jangan menyuruh orang lain kalau belum menyuruh diri sendiri, jangan melarang orang lain sebelum melarang diri. Orang yang tidak cocok antara perbuatan dan perkataan akan runtuh wibawanya. Guru, ibu, bapak atau pemimpin akan runtuh wibawanya kalu tidak cocok. Siapapun kalau tidak serius menjadi contoh akan jatuh wibawanya.

    Ada seorang yang mengajarkan ilmu di Daarut Tauhiid mengatakan bahwa visual itu mengambil bagian 50-60 persen, sedang vokal hanya beberapa persen sisanya adalah verbal. Kata-kata seperti ini kecil pengaruhnya, yang berpengaruh itu adalah visual kita. Contohnya nada bicara dalam berkata-kata. Tetapi jika tidak berkata-katapun akan jadi masalah.

    Jadi kalau kita berangan-angan ingin jadi pemimpin jangan memikirkan bawahan, pikirkan saja diri kita dulu. Merubah orang lain tanpa merubah diri sendiri adalah mimpi Mengendalikan orang lain tanpa mengendalikan diri adalah omong kosong. Misalnya ketika sedang rapat kita sombong, berapa banyak potensi yang tidak bisa keluar hanya karena pemimpinannya sombong. Rapat yang dipimpin dengan emosional akan banyak potensi solusi yang tidak dapat keluar karena pemimpinnya emosional. Makanya seorang pemimpin sejati selalu bekerja keras memperbaiki dirinya sebelum sibuk memperbaiki orang lain.

    Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam menjadi contoh atau suri tauladan, modalnya harus yakin dengan kebenaran contoh tersebut; karena kalau kita tidak yakin atau ragu-ragu kita tidak dapat menjadi contoh. Hanya orang yang berpengetahuan luas yakin akan ilmunya yang berhasil menjadi contoh.

    Ingatlah rumus 5 S (senyum, salam sapa, santun, sopan). Khusus untuk pelajaran senyum, ternyata jika kita makin tahu ilmu senyum makin nikmat senyum itu. Senyum itu bisa dilihat dari mata. Senyum yang asli, mata itu sedikit redup, karena kalau melotot tidak jadi senyumnya.

    Ternyata untuk senyum itu memerlukan 14 otot yang aktif, sedangkan untuk cemberut bisa sampai 32 otot. Akibatnya energi cemberut itu lebih banyak daripada energi senyum. Senyum itu bisa kalau dalam hatinya rindu membahagiakan orang lain. Kalau orang kita ajak senyum maka akan terbawa senyum. Orang yang marah dihadapi dengan senyum insya Allah akan reda. Semakin lengkap ilmu tentang senyum akan makin nikmat senyum kita. Maka orang-orang yang akan menjadi contoh yang baik adalah orang yang yakin akan kebenaran yang dicontohkannya itu. Orang yang kurang ilmu akan sulit menjadi contoh.

    Hal yang kedua adalah; orang itu dapat menjadi contoh kalau ia sudah mengamalkannya, kalau tidak mengamalkannya tidak akan ada ruhnya. Orang yang sibuk memberi contoh tetapi orang itu belum menikmatinya akan menjadi susah.

    Nabi Muhammad SAW menyuruh sedekah, ditandai dengan setiap orang yang meminta tidak akan ditolaknya. Sedangkan kita menyuruh bersedekah, dalam bersedekah harus berfikir-fikir terlebih dahulu. Nabi Muhammad SAW menyuruh untuk hidup bersahaja dengan rumahnya yang sederhana. Apa yang diucapkan sama dengan yang diperbuat. Dalilnya adalah; "Amat besar kemurkaan Allah apabila ada yang berkata-kata apa yang tidak diperbuatnya".

    Hal ketiga adalah; kalau ingin menyuruh/menjadi contoh itu harus sabar, karena sabar itu indah. Karena menyuruh orang lain itu tidak seperti membalikkan tangan. Pemimpin yang tidak punya kesabaran tidak akan dapat memimpin dengan baik. Makanya kalau punya anak harus sabar. Membalikkan hati anak, bukan tugas kita tetapi Allahlah yang melakukannya. Tugas kita adalah meberikan contoh. Kalau belum menurut sekarang, mungkin besok. Kalau pemimpin tidak punya kesabaran tidak akan efektif.

    Hal yang keempat adalah; harus ikhlas, ciri orang yang ikhlas itu adalah jarang kecewa. Orang yang ikhlas itu dipuji/dicaci sama saja. Kalau kita bertambah semangat ketika dipuji, dan patah semangat karena dicaci, tidak melakukan karena tidak ada yang memuji itu namanya kurang ikhlas. Kita hanya melakukan saja, mau dipuji atau tidak silakan saja, Allah Maha Melihat. Makanya terus memberi contoh sambil terus berharap diterima Allah amalan kita. Dengan kombinasi keyakinan, yang kita contohkan menjadi bagian dari diri kita, kesabaran yang prima, dan keikhlasan.

    Hati itu tidak bisa disentuh kecuali oleh hati juga. Kalau sudah diberi contoh dan tidak ada yang mengikuti, tidak apa-apa karena tidak akan habis pahalanya jika tidak ada yang mengikuti. Dalilnya: "Sekecil apapun perbuatan kembali kepada kita". Lakukan saja. Dan tidak boleh ujub, misalnya; ketika kita sukses dalam memberi contoh, jangan ujub, karena orang lain berubah belum tentu karena contoh kita. Ketika kita memberi contoh di rumah, tetangga mengikuti, orang lain mengikuti, kita tidak boleh ujub karena akan hilang pahalanya. Jangan pernah merasa berjasa. Jangan merasa sudah merubah orang lain, karena yang membolakbalikkan hati adalah hanya Allah. Kalau kita sudah beramal sebaiknya dilupakan saja. Piala sebesar apapun akan kecil artinya, yang paling berharga adalah keikhlasan. Apalah artinya jika kita medapat piala yang akan membuat kita jadi riya.


    Tingkatkan diri kita menjadi contoh mulai dari wajah yang senyum, jadikan contoh, sapa kepada siapapun, ucapan salam. Lakukan apa yang kita inginkan orang lain lakukan, baca Qur'an. Kalau ingin anak-anak kurang menonton TV kita harus mencontohkan terlebih dahulu.


    Rahasia kekuatan pemimpin adalah suri tauladan. Sebagai contoh, mengapa P4 gagal diterapkan di Indonesia? Sederhanya sekali jawabannya, yaitu tidak ada contohnya. Kita jadi bingung karena tidak ada yang paling paham tentang P4.


    Rasulullah SAW adalah suri tauladan. Ketika Rasul mengajak jihad, beliau langsung ada di barisan paling depan. Bahkan Imam Ali mengatakan kalau pertempuran sudah berkecamuk begitu dashyat maka kami berlindung di balik Rasul. Beliau itu bertempur paling depan, bersedekah seperti angin dan hidup bersahaja. Ketika Rasul menyuruh bertahajud, kakinya sampai bengkak. Ketika Rasul menyuruh shaum perutnya sampai diganjal dengan batu. Ketika Rasul menyuruh orang berakhlak mulia, beliaulah yang akhlaknya paling mulia. Apapun yang beliau katakana kepada umatnya, pasti beliau lakukan. Itulah sebabnya ribuan tahun sampai kini, ribuan kilometer jaraknya, masih tetap kuat pengaruhnya. Kepemimpinan itu adalah pengaruh. Siapa yang pengaruhnya paling kuat dialah yang kepemimpinannya paling kuat.


    Jika kita ingin menyelamatkan orang lain harus terlebih dahulu menyelamatkan diri. Bagaimana mungkin menyelamatkan orang lain, kalu diri tidak selamat. Selamatkan diri kita agar punya kemampuan menyelamatkan orang lain. Kita tidak akan dapat menolong orang lain kalau kitanya rusak.


    Rahasia lainnya, pemimpin dalam Islam itu adalah pelayan umat. Jadi kalau diilustrasikan lewat piramida, piramidanya seperti piramida terbalik, dan pemimpin adalah yang di bawah. Maka siapapun yang menjadi pemimpin, dia harus mengeluarkan pengorbanan yang paling besar dibanding dengan orang yang dipimpinnya. Pemimpin harus berpikir keras, sekuat-kuatnya untuk memajukan orang yang dipimpinnya. Ini baru pemimpin sukses. Seorang guru yang baik adalah yang membuat murid-muridnya pintar, kalau tidak guru tersebut dianggap tidak bisa mengajar. Orang tua yang sukses adalah orang tua yang mengeksploitir dirinya supaya anaknya lebih baik dari dirinya. Ibu dan Bapak masing-masing memiliki pengalaman dan masa lalu kemudian menikah, ini akan lebih bagus tentunya. Bayangkan: dua potensi, kapasitas, ilmu dan

    masa lalu bersatu menjadi anak, seharusnya anak ini menjadi brilian tetapi kadang-kandang kita terlalu sibuk masalah kantor, masalah uang akibatnya anak jadi gagal.


    Pemimpin yang sukses adalah yang selalu berpikir menjadi manfaat yang paling besar bagi orang lain. Hal yang pertama adalah bagaimana orang yang kita pimpin jadi ahli ibadah. Sebab kalau yang kita pimpin jauh dari Allah, siapa lagi yang akan menolong. Misal kita punya toko, kita harus berjuang agar karyawan yang ada jadi dekat dengan Allah, sebab kalau mereka dekat dengan Allah, Allah pasti akan menolong. Seorang suami harus berpikir sekuat-kuatnya agar istri dan anak dekat dengan Allah, sebab bisa saja kita tiba-tiba mati. Tetapi kalau dia dekat dengan Allah, Allahlah yang melindungi. Perlindungan ini jauh dari jangkauan manusia. Seorang suami itu bukan pemberi rezeki, suami itu sama-sama adalah pemakan rezeki.

    Jadi ini penting sekali untuk meningkatkan ibadah, sebab pemimpin bukan pemberi uang, pemimpin bukan penolong. Allahlah yang menolong. Kalau yang memimpin durhaka kita yang mengikuti akan ketiban pulungnya. Maka pemimpin yang baik harus berpikir keras bagaimana pengikutnya mendapat ilmu agama, atau dimotivasi untuk ibadah dan sinergi dengan doa.

    Kalau kita memimpin toko dengan sepuluh orang karyawan. Semuanya ahli tahajud, shaum, baca Qur'an bayangkan apa yang akan diberikan Allah kepada mereka. Jika kita punya pabrik 1000 orang, bikinlah sistem yang membuat orang bisa shalat berjamaah, bisa shalat tahajud dengan tahajud call. Buat supaya dapat baca Qur'an satu hari satu juz, bisa diharapkan sebulan khatam Al-Qur'an. Selesai kerja keras sinergikan dengan doa di malam hari. Doa ini adalah fasilitas senjata yang jarang kita gunakan belakang ini. Pemimpin harus selalu memperhatikan kualitas ibadah yang dipimpinnya. Tanpa ibadah yang bagus akhlak tidak akan bagus pula.

    Hal yang kedua adalah pemimpin baik yang akan sukses adalah yang berpikir keras bagaimana orang-orang yang dipimpinnya bisa menjadi khalifah di dunia ini, pandai, profesional dan kerjanya bagus. Dia korbankan dirinya supaya orang-orang disekelilingnya bertambah pintar. Kebahagiaan kita itu adalah ketika melihat orang lain sukses. Orang yang mengikuti kita jadi pintar karena Allah yang membuatnya pintar, bukan karena kita. Kita beruntung karena terpilih jadi jalannya yaitu belajar kepada kita, bisa saja Allah menggerakkannya belajar kepada orang lain, dan orang lain yang mendapatkan pahalanya.

    Kita harus sekuat tenaga membuat orang-orang di sekitar kita pintar, kalau bawahan selalu meminta nasihat dan saran kepada kita. Berarti kita tidak akan maju. Dan kita akan membuat mereka tergantung. Kita sebagai pemimpin harus punya banyak waktu untuk belajar, harus banyak waktu untuk mengup-grade, memperbaiki diri kita, maka berikan ilmu agar mereka maju.

    Pimpinan harus berhasil mencari masalah, dia berhasil merumuskan penyelesaian masalah, dan dia berhasil melakukan apa yang dia rumuskan.

    Pemimpin selalu membuat orang-orang disekitarnya pintar, selalu menemukan masalah, bisa mencari solusinya. Kita jangan sok pintar mencari solusi sendiri. Jadi bukan pemimpin yang baik jika segalanya dikerjakan sendirian. Akan capai nantinya, pemimpin adalah yang dapat membuat orang bangkit rasa percaya dirinya.

    Hal yang ketiga adalah; setiap orang yang kita pimpin dia harus punya kemampuan dakwah, pemimpin yang baik adalah dia harus berfikir bagaimana murid-murid bisa dakwah, anak, istri bisa dakwah. Suplailah ilmu, wawasan Dimanapun kamu berada harus menjadi figur contoh, dakwahkan islam dengan baik.

    Misalkan kita punya pabrik dengan 1000 karyawan jadinya akan ada 1000 mubaligh. Akibatnya karena kita jadi pemimpin, orang-orang jadi dekat dengan Allah, jadi profesional, orang-orang semuanya jadi agent of change yang menyebarkan perubahan kepada masyarakatnya, itulah pemimpin sejati, dan itulah yang dilakukan Rasul. Para sahabatnya semua jadi ahli ibadah yang tangguh, jadi pemimpin yang jagoan, profesional dan menyebar menjadi sarana kemuliaan dan martabat bagi umat, inilah pemimpin yang dibutuhkan.

    Andaikata presiden di suatu negara seperti ini menjadi suri tauladan, setiap patah katanya, perbuatannya, ibadahnya, profesionalismenya dan ia adalah orang yang benar-benar mengeksploitir dirinya agar rakyatnya menjadi ahli ibadah semuanya. Andaikata sebelum rapat kabinet harus dibacakan ayat-ayat Al-Quran, dan prasyarat jadi calon menteri adalah harus hafal minimal lima juz. Menteri-menteri yang dipilih adalah yang paling kuat ibadahnya, paling profesional dan figur dirinya menjadi suri tauladan. Kehidupannya harus zuhud. Impian ini dapat menjadi kenyataan dengan gampang saja jika Allah

    menghendaki. Mulainya adalah dari diri masing-masing.

    Targetnya cuma diri dan rumah terlebih dahulu. Apa artinya kantor sukses kalau rumah hancur. Biasanya jatuhnya pemimpin berawal dari rumahnya. Janganlah memikirkan negara yang besar, coba pikirkan negara mini kita dahulu yaitu tubuh kita ini. Kemudian baru mulai membenahi kerajaan rumah kita.

    Bonusnya adalah "Barangsiapa yang banyak bertobat, maka Allah akan menghilangkan segala kesedihan hati, melapangkan segala urusan dan Allah akan memberikan rezeki dari tempat yang tidak diduga-duga." Ini akan menjadi penambah semangat bagi kita semua.

    Walhamdulillahirrobil'alamin

    READ MORE - TEORI KEPEMIMPINAN